26 /Maret 2015

BELI INDONESIA BELI TDA

Saat pestawirausaha tahun 2014 pembicara di stage bercerita.

Ada seorang Tkw diminta majikan untuk belanja keperluan rumah tangga hanya boleh belanja di toko kelontong kepunyaan orang inggris. Suatu ketika dari list belanjaannya ada barang yg tidak ada di toko kelontong tersebut.

Tanpa pikir panjang, Art ini berinisiatif untuk beli ke toko lain dan ternyata harganya lebih murah di bandingkan barang-barang yang di jual di toko kelontong kepunyaan orang inggris tsb. Dalam hatinya "wah bisa lebih menghemat uang belanjanya"

Saat majikannya pulang, berceritalah Art ini ke majikannya, tentang bagaimana dia bisa mendapatkan harga lebih murah dan bisa menghemat uang belanja bulanan.

Sayangnya, bukan pujian yang di dapat dari majikannya, namun art itu di berhentikan. Majikannya marah besar, karena bagi dia bukan hanya sekedar menghemat uang belanja, namun LOYALITAS dan SOLIDARITAS sesama kultur.

Dan di TangandiAtas (TDA) saya belajar, bahwa BISNIS bukan hanya tentang UANG. Namun Bisnis juga bagaimana menambah networking dan silaturahmi. Bagaimana TDA mencanangkan untuk BELI TDA, membeli atau membantu membesarkan usaha teman sesama TDA. Atau Beli Indonesia dengan lebih memilih produk negara sendiri di bandingkan produk luar.

Sedih, bagaimana saya sering menemukan reseller saya yang langganannya lari nyari "sumber"nya.

Dengan berbagai alasan, "kalo sudah dapat supplier ngapain ke agen", "Enakan Langsung ke Biangnya biar dapat lebih murah", " Kok jualnya lebih mahal? Tetangga saya, jual harga lebih Murah"

Kebanyakan kita, Bisnis hanya bicara tentang Uang.
Kenapa tidak kita berpikir untuk saling bantu.
Dengan bantu beli, bantu jualin Dagangan Teman berarti kita membantu bisnis teman kita makin besar. Atau kalaupun tidak ingin bantu ya cukuplah dengan diam.

Bukankah dengan kita membantu saudara kita, Allah juga akan memudahkan urusan kita?

Bantu orang lain dulu, Yakin ALLAH SWT akan bantu kita.

"Barangsiapa yang memudahkan urusan saudaranya di dunia, niscaya Allah akan memudahkan urusannya di dunia dan akhirat (HR.Muslim)"

‪#‎CatatanHati‬.

Komentar

  • Belum Ada Komentar

Tambahkan Komentar

Testimonial

Facebook

Twitter